Apa itu Testis?
Testis adalah organ tubuh yang termasuk dalam jenis kelenjar yang memproduksi sperma. Testis dimiliki oleh semua makluk mamalia, hewan dan manusia. Pada pria memiliki 2 buah testis yang diamankan dalam kantung lembut bernama skrotum atau buah zakar. Testis berada di luar tubuh karena produksi sperma lebih eefektif pada suhu lebih rendah dari suhu tubuh.
Pada buah zakar, terdapat otot kremaster yang pada suhu rendah akan berelaksasi sehingga testis menjauhi tubuh dan bila berkontraksi akan mendekati tubuh. Pergerakan ini dinamakan refleks kremaster.
Setelah memasuki masa pubertas, testis mulai proses spermatogenesis yaitu memproduksi sperma. Ukuran testis menunjukkan banyaknya produksi sperma, cairan intersisial dan cairan sertoli. Sangat normal jika testis kiri dan kanan berbeda ukuran dan tidak sama tinggi. Hal ini diakibatkan pembuluh darah vena dan aorta menuju dan keluar testis berbeda struktur. Namun perbedaan yang mencolok adalah gejala adanya suatu penyakit.

Fungsi
Struktur
Testis manusia dibungkus kulit halus yang disebut buah zakar. Sebenarnya itu adalah lapisan fibrosa yang mengandung tunika albuginea. Didalamnya terdapat saluran tubulus seminiferus yang menjadi tempat pembiakan sel sperma.
Spermatozoa yang sudah matang dan siap diejakulasikan akan bergerak menuju tubulus ke rere testis, duktus efferen dan epididimis. Saat gairah terangsang, sperma dan cairannya (air mani) disemprotkan melalui vas deferen ke penis. Di sela-sela tubulus seminiferus terdapat sel intersisial leydig yang memproduksi testosteron.
Penyakit Testis
Beberapa penyakit yang patut diwaspadai karena menyerang testis antara lain:
1. Orchitis atau Radang Testis
2. Kanker Testis
3. Epididimitis atau Radang Epididimis
4. Anorkidisme, kedua testis tidak ada atau hilang,
5. Monokordisme, hanya punya satu testis atau hilang satu,
6. Varikokel, penyempitan pembuluh darah yang menjadi sebab 90% kemandulan pada pria.